Ongol Ongol

Saya ingat waktu kecil ada salah satu kue yang sering saya beli untuk sarapan pagi, di jual keliling oleh nenek tua di pagi hari. Kue-kue dimasukkan dalam wadah (Bakul )besar yang di usung di atas kepalanya. Biasanya nenek ini akan meneriakkan menunya hari itu dengan suara khasnya. Menunya macam-macam, nasi uduk,  onde-onde, ketan urap, ongol ongol, lemper, waaahh…jajan pasar yang semuanya masih hangat karena baru mateng.

Salah satu jajanan yang sangat aku suka adalah Ongol Ongol, yang bahan dasarnya dari tepung sagu yang di baluri dengan kelapa. Ongol-Ongol adalah salah satu makanan tradisional di Indonesia. Bahannya sederhana, mudah didapat, mudah pula membuatnya. Karena bahan dasarnya dari tepung sagu, maka cocok untuk menu diet sehat di pagi hari.

Bahan:


  • 125 gr tepung sagu
  • 450 ml air
  • 175 gr gula jawa, sisir
  • 2 lbr daun pandan
  • kelapa agak muda diparut memanjang
  • garam

Cara Membuat :

  • 1. Campur kelapa parut dan garam, kukus hingga matang. Sisihkan.
  • 2. Campur 150 ml air dg tepung sagu, aduk rata. sisihkan.
  • 3. Campur gula jawa dan sisa air serta daun pandan. Masak hingga gula larut. Angkat dan saring. Pindahkan dalam panci.
  • 4. Campur larutan sagu ke dalam sirup gula, aduk. Masak diatas api sedang hingga adonan menjadi kental dan matang (adonan kelihatan coklat bening). Tuang dalam cetakan.
  • 5. Setelah dingin, keluarkan dari cetakan. Potong sesuai selera lalu di gulirkan diatas parutan kelapa. Siap saji.

Ongol ongol ini sangat cocok untuk pengganti sarapan pagi nasi, karena Tepung sagu kaya dengan karbohidrat (pati) namun sangat miskin gizi lainnya.
Walaupun gizi yang dikandung tidak tinggi, sagu juga mempunyai beberapa manfaat yang baik bagi tubuh. Diantaranya adalah tidak cepat meningkatkan kadar glukosa dalam darah sehingga cukup aman dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Serat pangan pada sagu memiliki zat yang bisa berfungsi sebagai pre-biotik, menjaga mikroflora usus, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi resiko terjadinya kanker usus, mengurangi kegemukan, mempermudah buang air besar.

 Sagu juga sering dikonsumsi bagi yang sedang diet karena dapat memberikan efek mengenyangkan, tetapi tidak menyebabkan gemuk. Untuk mengimbangi kandungan gizinya yang tidak terlalu tinggi, ada baiknya olahan sagu ditambah bahan-bahan kaya protein dan sayur mayur. Seperti bubur sagu, Kue Kering Sagu Keju, Ongol ongol dsb.

Saya senang berbagi menu sehat dengan teman, keluarga dan jika ada teman teman yang punya altenatif resep menu sehat boleh lah kita berbagi di forum ini.

Comments are closed.